Ikan Teri Menjadi “Super Gayus”

Legenda Hukum, Ikan Teri menjadi “Super Gayus”,

“Super Gayus” kembali membuat heboh dan kebakaran jenggot semua masyarakat khususnya kaum penegak hukum. Bagaimana tidak, Gayus HP Tambunan sesuai pengakuan pada polisi plesiran ke Macau, Malaysia, dan Kuala Lumpur. Namun, Gayus belum mengatakan apa motifnya jalan-jalan ke luar negeri tersebut, sampai harus menempuh resiko paling besar dengan keluar penjara, membuat KTP dan paspor palsu. Sebenarnya fokus utama yang lebih penting adalah mencari motif utama kepergian Gayus ke luar penjara bukan sekedar menguak masalah “rahasia umum” kebrobokan oknum imigrasi. Dengan menguak motif utama ke luar penjara saat di Bali atau di Luar Negeri akan mengungkap misteri si “Ikan teri ” menjadi “Super Gayus” dalam permainan mafia hukum yang lebih besar

Selama ini fokus utama semua pihak baik media, anggota DPR, pengamat atau bahkan masyarakat umum lebih dominan menyorot “rahasia umum” kebrobokan oknum imigrasi dalam penyimpangan pembuatan paspor dan melewati pemeriksaan imigrasi.

Gayus, menurut Polisi, memang berangkat ke Macau, China, pada 24 September 2010 menggunakan pesawat Mandala. Sementara tanggal 30 September 2010, nama Gayus ada dalam manifes pesawat AirAsia menuju Singapura. Sementara perjalanan Gayus ke ibukota Malaysia, sebagai bagian dari perjalanannya ke Singapura. Dalam rangkaian perjalanan tersebut, Gayus didampingi istrinya, Milana Anggraeni.

Perjalanan Gayus kali ini lebih repot. Penyidik sejauh ini mendapatkan keterangan ia membuat KTP palsu atas nama Sony Laksono di tempat usaha di Jakarta Pusat. Paspor, ia dapatkan di tempat berbeda. Menurut pengakuannya paspor didapatkanya dari calo. Calo ini belum jelas keterkaitannya dengan Kantor Imigrasi Jakarta Timur, tempat paspor Sony Laksono diterbitkan. Namun, ini tak menutup kemungkinan adanya permainan orang dalam kantor imigrasi tersebut. Apalagi mengingat buku dan blanko paspor itu asli, walaupun isi paspor tersebut merupakan identitas palsu.

Sebenarnya masalah paspor aspal itu sudah menjadi rahasia umum sejak lama. Seorang calo yang sudah pengalaman untuk mendapatkan paspor ala Gayus bagi “consumernya” bukan hal sulit. Masalah ke luar negero melewati penjagaan petugas imigrasi melewati pintu khusus bukan hal luar biasa. Semuanya itu dapat dilakukan dengan uang banyak dan menggunakan sarana calo untuk berhubungan dengan orang dalam dari oknum petugas imigrasi. Meskipun hal tersebut sudah menjadi rahasia umum tetapi saat ini masih belum dapat tersentuh oleh siapapun.
 
Motif Utama

Sampai sejauh ini hal terpenting dari penanganan sepak terjak “Super Gayus” adalah mengungkap tabir misteri kekuatan besar mafia hukum dibelakang Gayus. Misteri luarbiasa ini bahkan tampaknya tidak bisa tersentuh oleh seorang Kapolri atau Jaksa Agung. Bahkan Saalah satu wakil ketua KPK, Bibit. S Cahnda mengatakan bahwa kasus Gayus sangat sulit.

Bila mau dan tanpa tekanan kekuatan besar, sebenarnya mengungkan tabir misteri ini tidak terlalu sulit. Dengan membuka motif uatama kepergian Gayus dari penjara adalah merupakan salah satu kunci utama mengungkapnya.

Secara logika umum adalah kekuatan mafia hukum yang membantu Gayus tersebut bukan sekedar uang tetapi kekuasaan yang maha besar. Dengan uang berapa besarpun tidak akan ada banyak petugas hukum tersihir oleh kekuatan “Super Gayus”. Kombinasi antara uang dan kekuasaan besar inilah yang membuat “Super Gayus” menjadi orang ang paling lihai di Republik ini.

Kasus ” Super Gayus ” yang mengangap dirinya ikan teri itu mungkin tidak salah. Tetapi yang salah adalah meremehkannya. Karena si ikan teri itu ada di bawah bayang-bayang kekuatan besar mafia hukum. Hal inilah yang membuat ikan teri menjadi seorang “Super Gayus”. Bila manusia tidak bisa mengungkapkan semia itu, tangan Tihan secara pasti nanti akan ekerja mengungkapkan dalang dari semua dalang yang ada di seputar Gayus. Inilah nantinya akan menjadi sebuah lkegenda memalukan di Republik ini, tanpa siapaun dapt menyentuhnya.

Supported By :

BILA AKU PRESIDEN, Yudhasmara Publisher

“Presiden harus menjadi amanah dan tanggung jawab. Presiden Indonesia adalah presiden semua rakyat bukan untuk kelompok. Presiden adalah sebuah cita-cita, semua Anak Indonesia bisa jadi presiden”

“No president who performs his duties faithfully and conscientiously can have any leisure.”

email : judarwanto@gmail.com

http://bilakupresiden.wordpress.com/

            Copyright 2010. Bila Aku Presiden Network  Information Education Network. All rights reserved

          Tinggalkan Balasan

          Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

          Logo WordPress.com

          You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

          Gambar Twitter

          You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

          Foto Facebook

          You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

          Foto Google+

          You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

          Connecting to %s