Bila Aku Presiden : Tidak Reshufle Tapi Pacu Kerja Menteri

Bila Aku Presiden : Tidak Reshufle Tapi Pacu Kerja Menteri

Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II kembali mengemuka dalam awal tahun 2011 ini. Beberapa fenomena politik menunjukkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan pergantian kabinet atau reshuffle dalam waktu dekat. Menurut kebiasaan pengalaman politik Presiden sebelumnya, SBY dapat melakukan pergantian kabinet setelah satu tahun.

Berdasarkan laporan Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, menteri KIB II yang mendapat rapor merah adalah Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, Menteri Komunikasi dan Informatika, Kepala Bakosutarnal, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Kalaupun ada reshuffle kabinet pertimbangan pertimbangan utama tidak hanya dipengaruhi kinerja tetapi perkembangan politik terutama semakin mesranya PDI Perjuangan dan Partai Golkar dengan partai penguasa sekarang ini. SBY tampaknya tidak ingin kerjanya direcoki oposisi dan DPR yang kadang tidak logis dan realistis dalam mengkritik pemerintah.

Melihat fenomena politik itu, tampaknya jabatan profesional tidak akan banyak menjadi pergantian. Sebaliknya jabatan “politis” menteri mungkin yang akan jadi pergantian. Bila deal politik TFK dan SBY berjalan sesuai rencana dan tidak ada gangguan lain bukan sesuatu yang mustahil PDI akan mengisi jabatan di kabinet. Meski keputusan politik PDI untuk bergabung di kabinet sangat ditentang Megawati.

Bila aku presiden : dalam politik dan pemerintahan aku akan :

1. Tidak akan mereshuffle kabinet bila hanya demi kepentingan politik semata. Karena bila itu dilakukan maka menteri baru akan mulai start awal lagi dan akan kehilangan momentum. Bila pergantian menteri atas dasar negosiasi politik maka kinerja para menteri tersebut juga tidak akan optimal loyalitasnya

2. Penilaian 1 tahun bagi menteri terlalu awal untuk dievaluasi dan diberi sangsi mundur kecuali bila menteri itu melakukan pelanggaran yang tida bisa ditolerir seperti membangkakang, korupsi atau tindakan tidak bermoral lainnya

3. Aku akan memacu kinerja setiap menteri khusus yang beraport merah dengan memanggilnya empat mata dalam setiap bulan. Aku akan mendorong mereka untuk bekerja lebih keras lagi, tanpa pamrih, kreatif dan inovatif

4. Bila oposisi dan politisi merecoki kerjaku aku akan bertindak lebih keras tanpa kompromi terhadap mereka demi memperjuangkan nasib rakyat

5. Aku akan umumkan para menteri yang berkinerja buruk kepada rakyatku agar mereka termotivasi bekerja lebi keras

Inilah Yang Para Menteri Yang akan terus aku pacu kerjanya bila aku presiden

MENTERI KOORDINATOR

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Marsekal (Purn) Djoko Suyanto.
2. Menko Perekonomian : Hatta Rajasa
3. Menko Kesra : R Agung Laksono
4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi

MENTERI DEPARTEMEN

1. Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar
5. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
6. Menteri ESDM: Darwin Saleh
7. Menteri Perindustrian : MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu
9. Menteri Pertanian : Suswono
10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Setianingsih
16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama : Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik
20. Menteri Komunikasi dan Informasi : Tifatul Sembiring

MENTERI NEGARA

1. Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata
2. Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan
3. Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari
5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini
7. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional : Armida Alisjahbana
8. Menteri BUMN : Mustafa Abubakar
9. Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng
10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa

PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Kepala BIN: Jenderal (Purn) Sutanto
2. Kepala BKPM: Gita Wirjawan
3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan Pengedalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto

 

Supported By :

BILA AKU PRESIDEN, Yudhasmara Publisher

“Presiden harus menjadi amanah dan tanggung jawab. Presiden Indonesia adalah presiden semua rakyat bukan untuk kelompok. Presiden adalah sebuah cita-cita, semua Anak Indonesia bisa jadi presiden”

“No president who performs his duties faithfully and conscientiously can have any leisure.”

email : judarwanto@gmail.com

http://bilakupresiden.wordpress.com/

            Copyright 2010. Bila Aku Presiden Network  Information Education Network. All rights reserved

          Tinggalkan Balasan

          Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

          Logo WordPress.com

          You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

          Gambar Twitter

          You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

          Foto Facebook

          You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

          Foto Google+

          You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

          Connecting to %s